Select Page

Musik tradisional sendiri terdiri dari bahasa Yunani ’mousike’ salah satu dewa Yunani Mousikos yaitu dewa keindahan, seni, dan ilmu pengetahuan. Lebih jelasnya, music adalah seni suara atau bunyi nada dengan suatu irama, melodi, dan keselarasan tertentu yang menggambarkan perasaan penciptanya.

Sedangkan ‘traditio’ bahasa Latin dari tradere yaitu jatuh ke bawah atau kebiasaan mewariskan secara turun temurun. Menurut Salim, tradisional sendiri memiliki artinya sikap atau sifat yang berpegang teguh pada kebiasaan turun-temurun.
Sudah sejak lama musik tradisional hidup dan berkembang sebagai seni yang turun-temurun pada daerah tertentu. Bukan mengartikan bahwa musik ini ketinggalan zaman tetapi, memiliki sifat yang khas dan mencerminkan kebudayaan suatu etnis tertentu.

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi musik itu sendiri memiliki kedudukan dan perannya dalam tradisi maupun kehidupan masyarakat sehari-hari. Secara umum ada 9 fungsi yaitu :

1. Sarana upacara adat budaya (ritual)

Musik merupakan bagian inti dari upacara adat dan kehadirannya bersifat mutlak yang disebut musik tradisi sehingga tidak bisa digantikan. Jikalau musik bukan bagian pokok dari upacara, maka bersifat tidak mutlak atau bisa digantikan. Bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat musik tradisi tertentu dipercaya mempunyai kekuatan magis ini terjadi pada beberapa daerah tertentu.

2. Pengiring Tarian

Musik tradisional juga dipakai oleh masyarakat sebagai pengiring tarian-tarian khas daerahnya. Karena kebanyakan tarian khas daerah indonesia hanya cocok diiringi musik daerahnya dan ini menjadikan tarian tersebut menjadi lebih hidup. Jika diiringi musik tradisi yang tak tergantikan tarian tradisi akan terasa sempurna.

3. Sarana Hiburan

Musik tradisional juga digunakan sebagai hiburan sama halnya musik modern. Hiburan yang sifatnya pribadi bisa menyegarkan kembali keletihan mental orang-orang yang bersangkutan. Sebab, Ia bisa bebas menyanyikan lagu kesukaannya dan memainkan alat musik yang dikuasai. Hiburan yang melibatkan orang banyak akan mampu menambah nilai kedekatan hubungan sosial antar masyarakat.

4. Sarana Komunikasi

Alat-alat musik seperti kentongan, lonceng, bedug, terompet, dan lain sebagainya, merupakan salah satu sarana komunikasi yang kebanyakan daerah di Indonesia menggunakan bunyi-bunyian sebagai tanda pemberitahuan. Lazimnya alat-alat tersebut merupakan alat penanda khas lembaga tertentu. Bermacam-macam alat dimaksudkan untuk menyebarkan pemberitahuan seperti adanya suatu peristiwa, keadaan, penanda waktu, atau kegiatan bersama.

5. Sarana Pengungkapan Diri

Memainkan atau menciptakan musik bagi para seniman atau orang biasa merupakan sebagai wahana dan sarana pengungkapan diri. Pengungkapan diri adalah mewujudkan pemenuhan kemampuan diri melalui musik tradisional yang bercirikan kepiawaian, kemahiran, dan keahlian sebagai pemain atau pencipta. Kecintaan, kesungguhan, dan ketekunan adalah penentu dalam musik itu.

6. Sarana Ekonomi

Tidak bisa dipungkiri bahwa musik tradisional juga bisa menghasilkan penghasilan sambil tetap menikmati kesenangan pribadi. Sebagian seniman musik penghasilannya berupa ucapan terimakasih (honorarium) atas musiknya dan bayaran atau gaji bila itu pekerjaan pokok atau sambilan. Penghasilan ekonomis bisa bersifat komersial maupun layanan bakti.

7. Sarana Pendidikan

Ada yang namanya pendidikan musik dan musik pendidikan, ini ada bedanya. Pendidikan musik adalah mengajarkan tentang musik, keterampilan bermain, menikmati, dan menggali nilai-nilai dari musik kepada peserta didik atau pelajar.
Sedangkan musik pendidikan merupakan penggunaan musik untuk mengajarkan sesuatu seperti pesan-pesan bernilai dan mempermudah hafalan. Ini juga mengasah syaraf-syaraf kecerdasan musikal (salah satu potensi kecerdasan ganda manusia) agar peka terhadap gejala musikal.

8. Sarana Musikalisasi Syair

Untuk menciptakan suasana yang mendukung seringkali pembacaan puisi diiringi suatu musik instrumental. Kadang juga digunakan sebagai selingan pembacaan puisi untuk memberi penegasan antar bait. Syair atau puisi adalah karya sastra namun, bila diberi nada akan menjadi lagu. Dan bila diiringi alat musik maka sebuah syair akan menjadi lagu atau nyanyian akan tampil dengan sempurna.

9. Saran Penelitian dan Pengembangan Iptek

Selain sebagai hiburan pelepas penat, musik juga berfungsi sebagai hiburan mental. Untuk merelaksasi tegangan mental pada tahun 80’an musik bersifat ringan dan ritmik mulai digunakan untuk alat bantu terapi kesehatan jiwa. Ada yang menggunakannya untuk stimulasi kecerdasan otak janin sebelum lahir dan untuk upaya peningkatan hasil pertanian. Musik tradisional akhir-akhir ini juga digunakan untuk penelitian ruang angkasa dan kode DNA manusia.

Itulah dia beberapa fungsi dari musik tradisional yang bisa kamu ketahui. Semoga bermanfaat.