Select Page

Saat ini, tren berbisnis startup sudah populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan bisnis startup identik dengan anak muda yang lebih akrab dengan teknologi terbaru. Jadi tidak heran jika banyak anak muda sekarang yang sudah merintis bisnis startup-nya sejak di bangku kuliah. Kira-kira apa saja yang perlu disiapkan untuk mulai membangun startup jika kamu masih seorang mahasiswa?

 Kamu tidak perlu khawatir, meskipun tampak sulit membangun sebuah bisnis startup tetapi jika sudah dipersiapkan sedemikian rupa bukan tidak mungkin kamu bisa mendirikan startup sendiri. Berikut ini beberapa langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk membangun startup dari nol dengan konsep ide sederhana yang kamu punya. 

  1. Temukan Masalah yang Kamu Temui dan Rasakan Sehari-hari

Perusahaan startup merupakan perusahaan yang menjalankan bisnisnya dengan penggunaan teknologi sebagai jawaban masalah atau  layanan yang diberikan. Masalah tersebut biasanya didasarkan pada hal-hal yang akurat atau permasalah sehari-hari yang banyak dialami orang pada waktu tersebut. 

Hal tersebut dapat menjadi pertimbangan mu untuk menemukan konsep solusi terhadap masalah yang ada di sekitarmu. Ide sederhana startup tersebut akan menjadi jawaban masalah banyak orang dengan bantuan teknologi untuk menyelesaikannya. Sebagai contoh salah satu perusahaan startup Travis Kalanick dan Garrett yang menciptakan aplikasi Uber untuk memesan taksi. Saat itu masyarakat masih kesulitan untuk menemukan dan memesan taksi dengan mudah.  

  1. Cari Co-Founder Dari Lingkunganmu Terlebih Dahulu 

Jika kamu sudah memiliki konsep dan ide startup, kamu bisa mencari partner untuk membangun startup bersama. Mengapa kamu perlu seorang partner? Itu menjadi hal penting ketika awal membangun startup dari 0 karena kamu akan kesulitan merintisnya sendirian tanpa seorang partner. Hal ini terlalu beresiko untuk kamu gagal. 

Kamu bisa memilih seseorang untuk kamu jadikan partner bisnis mulai dari orang-orang terdekat. Misalnya seorang teman atau kenalan yang kamu ketahui ketika bertemu saat event startup. 

  1. Mulai Membangun Secara Perlahan

Membangun sebuah perusahaan startup mungkin terkesan ribet dan sulit. Contohnya dana yang besar dan anggota tim yang hebat. Kamu tidak perlu khawatir, hal tersebut bisa kamu mulai dari yang kecil terlebih dahulu. Misalnya, kamu dapat terlebih dahulu membuat website atau aplikasi sederhana (beta) dengan dana seminim mungkin. Setelah itu, seiring berjalannya waktu kamu bisa mengembangkannya secara perlahan menjadi semakin kompleks sesuai dengan permintaan. 

Selain itu kamu juga dapat sesering mungkin mengikuti workshop atau seminar startup. Saat ini sudah banyak workshop dan seminar startup yang dapat kamu ikuti untuk memahami bagaimana membangun startup mulai dari merancang konsep, Human Resource, Finance, sampai Programming.

  1. Meminta Feedback Dari Konsumen Anda

Feedback dari konsumen perlu kamu perhatikan jika ingin membangun sebuah startup. Feedback tersebut akan membantu kamu untuk melihat dan memahami permintaan dan kebutuhan audience. Feedback konsumen pada website atau aplikasi beta (pra-launching) tersebut dapat menjadi cara untuk terus membangun  startup dengan customer-oriented. Dimana kamu akan mendapat customer yang loyal.

  1. Membangun Relasi dan Berkolaborasi

Membangun relasi dan kolaborasi adalah hal penting yang harus kamu perhatikan jika ingin membangun startup. Kamu tentu membutuhkan pihak lain untuk terus survive dan mengembangkan networking startup mu. Banyak relasi yang kamu punya akan semakin memperluas kesempatan mu untuk berkolaborasi dengan pihak lain dan menghasilkan kerja sama yang menguntungkan. 

Nah, itu lah beberapa step by step yang  biasa kamu lakukan untuk memulai membangun sebuah startup sedini mungkin.  Kesempatanmu masih terbuka luas apalagi jika kamu masih seorang mahasiswa. Masih banyak waktu untuk kamu belajar membuat bisnis startup yang luar biasa.